Entah kenapa hari ini terasa udara panas sekali dari mulai pagi sampai siang hari. Sampe2 wajah gw sendiri alergi karna kegerahan dan menjadi merah seperti 'kepiting rebus'.
Sekitar pukul 12.00 siang cuaca di luar sudah berubah drastis dari panas ke mendung. Dan gw belum ada perkiraan akan turun hujan. Karena hari ini ada mata kuliah Aplikasi Perpajakan yang masuk pukul 13.30, gw mulai siap2 untuk berangkat tapi itu jg gw nyantai preparing-nya sehingga mengulur-ulur waktu. Pukul 13.00 pas bgt gw udah siap untuk berangkat tinggal menginjakkan kaki keluar rumah (kebetulan jarak dr rumah ke kampus cuma 15 menit), mendadak seketika hujan turun dengan lebatnya tanpa kompromi. Alhasil buat gw jadi tertahan di rumah menanti sampai hujan reda. Pada saat itu mulai deh rasa galau muncul antara berangkat atau gak. Sehingga ada niatan untuk tidak berangkat ke kampus. Jam udah menunjukkan pukul 13.30 tapi hujan tak kunjung reda. Dalam hati gw ngomong ke Tuhan (lebih tepatnya sih bukan menggerutu, karena gw ngerasa gk pantas bertanya 'mengapa' apalagi menggerutu pada Tuhan yg udah sangat baik bgt sama gw) :
"Tuhan, apakah ini kehendak-Mu supaya aku tidak berangkat kuliah hari ini?"
Lalu dalam selang waktu 5 menit, tiba2 hujannya reda seketika itu juga dan cuaca menjadi cerah. Yang alhasil gw bisa berangkat ke kampus walaupun telat. Untung saja dosennya baik. Dan dari kejadian itu semua, gw sangat bersyukur.
Hikmat yang mau gw ambil di hal ini sih, yaitu Tuhan bener2 baik bgt sama gw. DIA langsung jawab pertanyaan gw, bahwa DIA masih mengasihi gw dengan mendukung gw untuk kuliah hingga sampai pada saat ini. Dan klo menurut gw hujan yg turun itu berkat dari DIA yang sungguh sangat luar biasa. Dan hal ini bs jadi pengalaman gw biar lebih menghargai waktu yg gw punya. Tidak menyia-nyiakannya. Karena waktu adalah berkat-NYA jg.
GOD bless u all! :)